Sri Mulyani Berharap Peneliti Menjadi Pendukung Lahirnya Kebijakan
Acara yang dibuat oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yaitu Badan Kebijakan Fiksal (BKF) Researcher's Day 2019 yang diseleggarakan di Auditorium BKF, Kemenkeu.
Acara tersebut dihadiri sejumlah peneliti dari BKF serta mitra yang berasal dari Australia Indonesia Institute, Department of Foreign Affaird and Trade, Universitas Padjajaran, University of Sidney, dan Himpunan Peneliti Indonesia (HIMPENINDO).
Menteri Keungan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara tersebut menyampaikan harapan agar peneliti menjadi pendukung utama kemenkeu dalam melahirkan kebijakan yang baik.
"Saya berharap para peneliti disini dapat membantu kami di Kementerian Keuangan, dengan meningkatkan kualitas penelitiannya. Saya ingin peneliti-peneliti di BKF sebagai pendukung Kemenkeu dalam mendorong lahirnya policy yang baik," katanya di Jakarta, Rabu (28/8/2019).
Sebelumnya Menkeu menyampaikan kondisi global saat ini yang tengah berada dalam ketidakpastian. Salah satunya karena tensi antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
"Saat dua negara ini saling serang, efeknya menyebabkan ketidakpastian bagi ekonomi global," ujar Menkeu.
Menurut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, kondisi tersebut akan mempengaruhi perekonomian Indonesia. Sehingga harus menguatkan sisi domestik, misalnya melalui investasi serta belanja pemerintah agar kondisi dalam negeri cukup kuat menahan terpaan dari eksternal.
"Kami akan menjaga kondisi fiskal untuk cukup fleksibel dan responsif, saat kita harus mengeluarkan kebijakan countercyclical," lanjutnya.
Oleh karena itu, kebutuhan akan penelitian yang berkualitas sangat mendesak untuk mendukung pembuat kebijakan.
Sumber: akurat.co

Comments
Post a Comment